Salam Sobat pengubah ! Sobat, tentu anda sangat suka menonton video atau film. Film atau video sangatlah menarik dengan melihat gambaran secara visual, mendengar suara dari gambaran tersebut. Maka kita dapat lebih mudah memahami dan mengerti topic dan maksud yang ingin dimaksudkan dari film atau video tersebut. Namun film atau video merupakan media komunikasi satu arah. Hanya kepada audience dan audience tak dapat menyampaikan aspirasi maupun gagasannya melalui alat komunikasi satu arah arah ini. Akan tetapi, pada era globalisasi ini semua pendapat akan media komunikasi satu arah tersebut bisa beralih menjadi media komunikasi dua arah yang dapat membantu semua orang dalam segala bidang.President Asia Pacific, Japan & Greater China Cisco Edzard J.C Overbeek. Pun angkat bicara, "Kita tahu 70 persen komunikasi yang dilakukan manusia adalah komunikasi non verbal sehingga komunikasi menggunakan video akan sangat membantu,". Cisco sendiri mengakui bahwa Teknologi komunikasi bergerak semakin cepat. Oleh karena itu mereka membeberkan gambaran mengenai masa depan telekomunikasi dunia. Dimana penggunaan video diprediksi akan mendominasi cara berkomunikasi di masa depan.
Pernah suatu saat saya ditinggal sendirian dirumah oleh orang tua dan saudara-saudara saya karena saya ada keperluan lain. nah pada saat itu saat saya diminta untuk memasak sendiri, saat itu saya diminta untuk membuat steak dan masakan khas jawa karena akan ada saudara jauh yang singgah di rumah. Karena tak mengerti dan tak bisa membuatnya, saya mencari informasi dari toko dan orang-orang terdekat namun yang dapat saya peroleh hanya resep dan petunjuk yang kurang dapat dimengerti. Ketika saat ini saya membutuhkan panduan lebih ekstra untuk dapat memasak tersebut. Dari situ saya mulai membuka youtube.com dan mencari video cara membuatnya dan akhirnya berhasil. Dari situ saya mulai menyadari bahwa penerapan teknologi video dapat membantu memecahkan masalah.
Pernah hal yang saya alamui tersebut dialami juga oleh Senior Vice President Global Enterprise Cisco Paul Mountford. Ia bercerita pada suatu waktu diminta istrinya untuk membuat dapur. Ia kemudian pergi ke toko terdekat untuk mendapatkan informasi mengenai apa saja yang dibutuhkan untuk membuat dapur. "Tapi sayangnya pegawai di sana tidak ada yang memiliki keahlian mengenai masalah dapur, sehingga penejelasannya tak memuaskan," katanya.
Akhirnya Paul tidak jadi membeli di toko itu dan mendesain dapurnya di tempat lain. "Hal ini sering sekali terjadi dimana tenaga ahli sangat dibutuhkan namun tidak ada di lokasi itu," katanya.
Paul menyatakan teknologi Cisco dapat mengatasi persoalan kekurangan ahli tersebut. Menurutnya komunikasi antara pembeli dan ahli di toko dapat dilakukan melalui teknologi video. Sehingga di manapun ahli itu berada tetap dapat memberikan masukan terhadap konsumen.
"Banyak perusahaan memiliki masalah mengenai keterbatasan tenaga ahli ini," katanya.
Masalah-masalah seperti itu biasanya juga dialami oleh sector lain seperti bank dan riset. Terkadang saat klien-klien membutuhkan masukan dari para ahli bank namun mereka sedang berada di luar negeri atau dalam dunia riset saat kita perlu mengkomunikasikan temuan maupun memerlukan masukan dari para ahli yang ada di Negara lain maka kita sangat membutuhkan media yang lebih efisien dengan bertatap muka dan mengerti bentuk masalah yang kita hadapi maka masalah yang kita hadapi akan lebih mudah diselesaikan.
Dari sini kita hanya tinggal menunggu waktu untuk mengembangkan media video ini untuk menjadi media yang lebih baik dan mensosialisasikannya kepada masyarakat agar menyadari bahwa Teknologi Video ini akan sangat membantu di masa depan.


0 comments:
Posting Komentar
Mohon Di komentari ya artikel saya :)