Kamis, 29 Maret 2012

Dewi Malam

Malam kembali menyentuh kalbu
Kupandangi malam dengan penuh harapan
Berharap engkau dapat mendampingi raga ini
Dalam keheningan dan udara yang begitu dingin ini

Kini aku menyandingkan realita dan harapan
berharap yang terbaik karena manusia selalu menginginkan yang terbaik
tak peduli siapapun sikap tak pernah puas dan egois adalah sebagian dari jiwa ini

Malam kembali mengingatkanku dengan kejadian 8 bulan yang lalu
Tepat dimana setiap waktu kau ada disampingku
Tepat dimana dunia selalu milik kita berdua
Tepat dimana sebuah cinta mulai tumbuh dan mekar

Seiring berjalannya waktu
ada banyak hal yang telah kita lalui
Hingga kita berpikir agar tak pernah lepas dari masa itu
Langit, Jalanan, Batu, Hujan, hingga Malam selalu menjadi Panggung kita memadu kasih

Malam ini kembali aku teringat janjiku
dimana saat itu tepat aku ucapkan saat aku memandangi langit
ditemani jutaan bintang dan seorang dewi malam
aku mengutarakan sebuah hal yang tak pernah aku ucapkan sebelumnya

perlu kamu ketahui kamu adalah terbaik
aku tak pernah berpikir sebelumnya namun jiwa ini yang mengutarakannya
terkadang aku berpikir untuk pergi
namun jiwa ini tak akan rela untuk membiarkanmu sendiri

Malam ini dengan langit yang begitu cerah
aku kembali ditemani jutaan bintang
namun berbeda dengan malam itu
karena Dewi malam tak ada di sampingku

aku hanya ingin kau mengerti akan kehadiranku
aku hanya ingin kau menyadari perasaanku
karena aku bukanlah seseorang yang akan selalu ada
karena aku juga manusia yang berperasaan

Malam ini aku rindukanmu
aku harap jutaan bintang menyampaikan perasaan ini padamu
Dewi malam kau lah yang selalu ada dihatiku
karena kau adalah mutiara hati ini selalu

Batu, 29 Maret 2012
Aditya Pratama S
Dewi Malam

0 comments:

Posting Komentar

Mohon Di komentari ya artikel saya :)